Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018

Pemilihan umum Gubernur Jawa Tengah 2018 (selanjutnya disebut Pilgub Jateng 2018) akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 untuk menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018–2023. Ini merupakan pemilihan kepada daerah ketiga bagi Jawa Tengah yang dilakukan secara langsung menggunakan sistem pencoblosan.

Kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada kali ini terdiri dari 2 Pasangan Calon (Paslon) :
1. Ganjar Pranowo berpasangan dengan Taj Yasin Maimoen
2. Sudirman Said berpasangan dengan Ida Fauziyah

Semangat Persatuan dan Kesatuan Bangsa harus diutamakan diatas kepentingan pribadi dan atau golongan tertentu. Pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 juga berpotensi menghadirkan konflik. Dikotomi dan fragmentasi antara putra daerah dan pendatang, golongan nasionalis dan religius, petahana dan pendatang baru, partai dan nonpartai merupakan bukti bahwa persatuan bangsa belum terealisasi dengan mulus sampai hari ini. Indonesia merupakan sebuah entitas sosial budaya yang majemuk. Hal itu bisa dirujuk pada fakta bahwa bangsa Indonesia memiliki bahasa, agama, budaya, dan adat istiadat yang berbeda-beda. Ketangguhan dan daya tahan sebuah bangsa bukanlah sekadar mitos yang dibangun dan dikonstruksikan ke pikiran dari generasi ke generasi. Ketangguhan dan daya tahan bangsa merupakan sebuah produk sosial-politik dan ujian eksperimental dari segala ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT), entah itu berasal dari faktor internal maupun eksternal.
Tak ada negara dan bangsa yang benar-benar stabil secara holistik sepanjang waktu. Banyaknya AGHT menjadi peluang dan tantangan untuk menguji seberapa kuat komitmen keindonesiaan kita. Tanpa ujian, ketangguhan dan daya tahan bangsa sulit diukur. Ketangguhan dan daya tahan bangsa merupakan produk dari manajemen yang baik atas segala persoalan yang dihadapi.
Pesatnya kemajuan teknologi informasi & komunikasi di masa sekarang tak hanya memberikan dampak yang positif tetapi juga memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat. Tentu ini sangat disayangkan, dimana kita selalu butuh sama yang namanya informasi tapi disisi lain kita di jejali dengan banyaknya berita bohong dan ujaran kebencian yang kita terima hampir setiap hari. Disini kita harus pintar dalam menyerap informasi. Hoax adalah suatu berita palsu yang sengaja dibuat dan disebar luaskan untuk menimbulkan ketakutan atau kehebohan. Bahkan berita hoax yang dibuat justru bertujuan untuk menipu publik. Dalam Pilkada hoax terkadang dimanfaatkan untuk black campaign atau kampanye hitam dengan cara membuat citra buruk paslon lainnya. (asy)

 

 

Dalam Pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 ada masa tenang yaitu pada tanggal 24 – 26 Juni 2018.

 

 

 

 

 

 

(asy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *